“Kerja di Jakarta itu berat, bahkan sebelum virus Covid-19 menyebar dan menyerang ketenangan warga Indonesia.”

Dulu, sebelum memutuskan untuk kembali bekerja, saya sudah sadar dengan konsekuensi yang harus saya hadapi apabila saya kembali bekerja. Kalau saya bekerja maka saya akan menjalani rutinitas seperti pergi pagi pulang malam, tiap hari bermacet-macetan dijalanan serta terpapar polusi udara dan polusi suara.  Beberapa hal tersebut tentunya akan menjadi salah satu dari sekian banyak pemicu beban pikiran yang ada dipikiran saya. Dan sekarang, pemicu beban pikiran itu bertambah dengan munculnya wabah Covid 19 yang mulai menyerang Indonesia sejak awal 2020 ini.

 

Selama pandemi covid, ada banyak kebijakan yang diterapkan pemerintah sebagai langkah penanggulangan, seperti pelaksanaan PSBB, adanya protokol kesehatan yang harus diterapkan serta ditutupnya sebagian besar mall untuk mencegah terjadinya kerumunan masyarakat. Kemunculan wabah Covid 19 bukan saja menyebabkan terjadinya perbedaan pola kehidupan masyarakat sehari-hari, tapi juga menimbulkan  rasa was-was dan takut yang kadang berlebihan. Orang merasa takut keluar rumah, takut bertemu orang dan ada pula ketakutan akan habisnya persediaan makanan.  Beberapa hal tersesbut tentunya membuat kita merasa tidak nyaman, termasuk saya. Tapi, tentunya ketidak-nyamanan tersebut harus saya (kita) hadapi. Life must go on, hidup terus berjalan bung! Kita tidak mungkin terus berdiam di dalam rumah dan tidak melakukan apa-apa.

"Apapun yang terjadi, hidup akan terus berjalan.. yang perlu kita lakukan adalah menghadapi apa yang kita takutkan, ketakutan hanya akan membuat kita diam dan tidak melakukan apa-apa, tetapi sebaliknya keberanian mampu membuat kita mewujudkan apa yang sepertinya tidak mungkin kita lakukan.."

Aktifitasku Sehari-Hari Sebagai Marketing di Salah Satu Pabrik Kosmetik di Indonesia

Berprofesi sebagai seorang marketing di perusahaan pembuat kosmetik (maklon) sebenarnya seru. Kita banyak berurusan dengan para pemilik brand kosmetik yang ingin mengembangkan dan menciptakan produk baru untuk brand mereka. Kita bisa belajar bagaimana mereka memutuskan akan membuat produk apa. Belajar bagaimana mereka membuat differensiasi dengan kompetitor dan tentunya belajar bagaimana mereka membangun brand dengan menciptakan produk yang sesuai dengan  target pasar mereka. Sebagai makloners, kami hanya sebagai fasilitator pembuatan produk. Untuk ide dan gagasan sebagian besar berasal dari client itu sendiri. Kami membantu mereka membuat peoduk dengan membuat sample terlebih dahulu, berkordinasi dengan RNI (research and innovation) hingga akhirnya sample tersebut disetujui oleh client.  Selain itu kita juga berurusan dengan supplier packaging untuk menciptakan kemasan seperti apa yang cocok dengan produk dan brand tersebut. Setelah semuanya ok baru kami (marketing) akan memberikan harga kepada client dan menerima purchase order (PO) dari client. Lalu apakah semuanya selesai sampai dengan diterbitkannya PO? Tentu tidak! Tanggung-jawab seorang marketing di perusahaan maklon bukan hanya sampai terbit PO tapi sampai kepada produk pesanaan tersebut sampai kepada client. Sebagai seorang marketing, kami harus melakukan komunikasi yang baik dan benar ke pihak internal dan tentunya menjaga timeline yang ada agar sesuai dengan target pengiriman. Setelah produk terkirim ke gudang client  maka rasa senang dan bangga akan membuncah dalam dada karena kita bisa menjadi bagian dalam lauching-nya sebuah produk dari brand tersebut. Kalau produk tersebut mendapatkan respon baik dari end user, kita juga akan merasa senang karena pasti nantinya akan ada pembelian kembali dari client tersebut.

Di masa pelaksanaan PSBB, kantor saya ikut aktif berpartisipasi dalam kebijakan pemerintah, yaitu salah satunya dengan menerapkan sistem kerja WFH/WFO. Sebagian karyawan bekerja di kantor dan sebagian lagi bekerja dari rumah dengan sistem bergantian dan terjadwal. Namun kebijakan WFH/WFO tersebut tidak berlangsung lama. Kalau tidak salah ingat, kebijakan tersebut berjalan sejalan dengan kebijakan pemerintah Jakarta. ketika pemerintah sudah mengumumkan New Normal maka pelaksanaan kerja di kantor pun kembali ke normal. Bekerja dengan pergi ke kantor setiap hari (Senin hingga Jumat), pergi pagi pulang malam dan kembali berinteraksi dengan client secara langsung. Setelah kembali ke kebiasaan normal, tentunya perusahaan saya tak lupa untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan mewajibkan setiap karyawan dan pengunjung menggunakan masker, membatasi jumlah orang dalam satu ruang meeting dan tentunya melakukan cek suhu ketika masuk ke dalam kantor. 

 

 

Pastinya New Normal ini  membuat rasa khawatir saya dan keluarga semakin meningkat. Bekerja setiap hari tentunya akan berpengaruh terhadap daya tahan tubuh kita, Apalagi untuk saya yang menggunakan motor untuk berangkat kerja. Bukan hanya terpapar polusi udara dan suara, tubuh saya juga terpapar angin malam setiap hari. Hal ini tentunya bisa membuat saya gampang masuk angin. Namun, seperti kalimat saya di atas, hidup tetap harus berjalan. Supaya hidup saya menjadi lebih nyaman dan bekerja tetap produktif saya menerapkan beberapa cara asik yang menurut saya bisa menjaga daya tahan tubuh saya.

Patuhi Protokol Kesehatan

Selama Pandemi Covid, jangan malas untuk menerapkan 3 hal ini : Jaga jarak ketika bersama orang lain, gunakan masker dan jangan lupa selalu bawa hand sanitizer. Selama menerapkan protokol kesehatan tersebut ada kalanya kita merasa jenuh dalam menggunakan masker. Alasannya bermacam-macam mulai dari terasa sesak dan sulit bernafas, hingga merasa tidak pede karena merasa tidak cantik. Nah, supaya pakai masker jadi terasa menyenangkan, coba pakai masker yang bermacam-macam motif dan warna. Sekarang banyak penjual masker yang menawarkan masker warna warni dan berbagai corak. Motif masker yang trendi bisa membuat kita lebih fashionable dan menarik. Selain motif dan corak, untuk menjaga diri agar tetap aman dari virus Covid, jangan lupa pilah pilih bahan maskernya ya guys. Pakai masker yang tetap bisa menjaga tubuh kita tidak tertular virus tersebut. 

Olahraga Teratur

Setiap mendengar kata olahraga pasti yang terbayang dalam benak kita adalah rasa lelah. Padahal fungsi olahraga itu bagus banget loh untuk tubuh. Olahraga dapat melatih otot-otot tubuh serta dapat memperlancar sirkulasi darah dan oksigen dalam tubuh manusia. Hal itulah yang menyebabkan saya berusaha untuk rutin melakukan olahraga setiap minggu. Olahraga yang saya lakukan bukan olahraga yang sulit, cukup lari-lari kecil alias jogging keliling komplek. 

Lupakan Diet

Sebelum pandemi saya selalu merasa gemuk dan ingin menurunkan berat badan. Melewati makan malam, sarapan sedikit dan makan siang yang terjaga sebenarnya tanpa kita sadari bisa memuat kita tertekan (percaya deh!). Hal ini terjadi karena sebenernya kita ingin makan/minum sesuatu tetapi kita tahan karena kita menginginkan berat badan kita turun.

Selama pandemi ini, saya sarankan coba lupakan diet. Makan dan minumlah apa yang kamu inginkan. Dan juga jangan lupakan makan-makanan sehat dan minuman sehat. Pikiran yang bahagia (karena tidak dipaksa diet) dan juga asupan yang terjaga bisa membuat imun tubuh kita menjadi kuat. Melupakan diet dan menjaga asupan tubuh merupakan cara asik saya yang lain agar saya tetap bahagia dan sehat dalam menjalan aktifitas sehari-hari

Pikirkan Apa yang Membuatmu Bahagia

Ada yang bilang didalam pikiran yang sehat terdapat jiwa dan badan yang sehat pula. Menurut saya, pikiran yang sehat itu juga harus dibarengi dengan pikiran yang selalu bahagia. Tekanan yang kita dapatkan setiap hari, baik itu dari pekerjaan atau keluarga bisa membuat pikiran kita stres yang pada akhirnya menimbulkan penyakit dalam tubuh. Karena itu, menurut saya selalu jaga pikiran kita agar selalu bahagia.

Kalau saya, salah satu cara saya untuk membuat pikiran bahagia adalah dengan melakukan hal-hal yang saya sukai (me time), seperti mendengarkan lagu favorit, menonton drama Korea atau bisa juga dengan mantengin FYP TikTok. Ketiga hal tersebut cukup menghibur dikala saya sedang suntuk atau bad mood dengan (kehidupan) pekerjaan. Kalau kamu punya hobi atau cara lain yang bisa buat kamu happy, just do it!

Kembali ke Alam (Perbanyak Asupan Herbal)

Sebenarnya saya bukan orang yang suka mengkonsumsi makanan/minuman herbal. Tapi selama pandemi ini, orang tua saya memaksa saya untuk mengkonsumsi mereka, Minum Jahe, Makan Kunyit, Minum Kelapa Ijo dan juga nggak ketinggalan bawang putih-bawang merah yang katanya bagus untuk anti oksidan. Alhasil mau nggak mau saya harus mengkonsumsi mereka. Mama saya juga menyarankan untuk membawa Herbadrink ke kantor untuk diminum diwaktu senggang. “Yaah, anggep aja minum teh sore,” begitu kata mama saya setiap dia memasukkan sachet-an Herbadrink ke dalam tas saya. 

Hindari Bersikap Paranoid Dengan Covid-19

Selain kelima cara asik di atas, ada satu hal yang selalu saya tanamkan dalam benak saya yaitu saya tidak boleh paranoid dengan yang namanya Covid 19. Menurut saya, merasa waspada dan hati-hati itu memang kudu mesti harus dilakukan. Tapi bukan berarti menjadi rasa takut berlebihan yang pada akhirnya membuat kita hanya berdiam dirumah dan menjadi tidak produktif. Sayang sekali jika satu tahun berlalu tanpa melakukan apa-apa. Saat ini yang terpenting adalah tetap menjaga protokol kesehatan dan tetap menjaga imun tubuh agar tidak gampang sakit. Setuju?

Seperti yang saya katakan di atas, saya bukan orang yang suka mengkonsumsi makanan/minuman herbal. Bagi saya makanan/minuman herbal itu rasa dan baunya tidak enak, jadi saya tidak suka. Saya tahu kalau manfaat tumbuhan herbal itu baik untuk tubuh manusia. Tapi yah kalau saya nggak suka mau apa? Kadang kan kita tidak bisa memaksakan untuk menyukai sesuatu kalau kita tidak suka, hehehe. Saya juga tidak suka herbal karena biasanya sangat ribet untuk mengkonsumsinya. Harus diolah dulu dan menjadi tidak praktis karena saya orangnya lebih banyak di luar rumah. 

Tapi pandangan saya terhadap ramuan herbal ini berubah ketika mama saya memberikan saya sachet-an Herbadrink Jahe dan Temulawak. Waktu itu mama saya memberikan saya Temulawak karena perut saya terasa sakit ketika sedang datang bulan. Dan karena saya tetap harus ke kantor, mama saya memaksa memasukkan 3 sachet Herbadrink Temulawak ke dalam tas saya. Dia bilang, “Cobain dulu baru nanti komentar.” Alhasil karena penasaran dan pada saat itu memang saya ingin cepat sembuh, akhirnya saya coba juga 1 (satu) sachet Temulawak instan itu. Dan ternyata rasanya memang enak, jauh lebih enak dibanding saya mengkonsumsi temulawak olahan sendiri. Lalu pernah juga terjadi, Ketika saya merasa tidak enak badan, mama saya diam-diam memasukkan Herbadrink Jahe ke tas saya. Sesampainya dikantor saya kaget karena ada benda asing yang tiba-tiba muncul di dekat dompet saya. Pada sachet tersebut tertempel sticker notes bertuliskan, “MINUM!!!”. Hahaha, kalau ingat itu jadi lucu. Saya yang sudah ibu-ibu ini masih dipaksa untuk mengkonsumsi sesuatu oleh orang tua saya. Tapi setelah saya coba, ternyata rasanya juga masih lebih baik dibanding saya harus meminum air rebusan jahe di rumah. rasanya enak, gak bauh jahe dan satu lagi yang saya suka, minuman ini nggak ada ampasnya

Duo Jagoan Andalan Saya Selama Pandemi, Cobain dech! Pasti Nagih!

Sebenarnya Herbadrink punya banyak varian manfaat. Setidaknya ada lebih dari 5 (lima) varian yang bisa kamu pilih untuk kebutuhan kesehatan kamu. Kalau saya, selama pandemi ini ada 2 (dua) varian Herbadrink yang selalu saya bawa ke kantor atau saya minum ketika pulang dari kantor. 2 (dua) varian tersebut adalah Sari Jahe dan Wedah Uwuh.

Foto Herbadrink Sari Jahe : Dokpri

Herbadrink Sari Jahe

Kalau kamu tahu seberapa besar manfaat Jahe bagi tubuh manusia, pasti kamu akan jatuh pada si herbal satu ini. Konon katanya rempah-rempah 1 (satu) ini merupakan rempah yang memiliki dua fungsi, bisa sebagai bumbu makanan bisa juga sebagai bahan obat tradisional yang dikenal sampai ke China hingga Timur Tengah. Menurut artikel yang saya baca di Halodoc, Jahe ini bukan hanya bisa menghangatkan tubuh. Tumbuhan berwarna kuning ini juga bisa sebagai penangkal infeksi bakteri dan virus dalam tubuh, memperkuat sistem imun, meredakan sakit otot, menurunkan glukosa dan juga sebagai herbal yang bisa sebagai anti oksidan dan anti inflamasih. Waw! Banyak sekali ya manfaatnya.

Karena segudang manfaat itulah saya memilih Herbadrink Sari Jahe sebagai salah satu Jagoan saya selama pandemi ini.

Herbadrink Wedang Uwuh

Kalau kamu orang Yogyakarta pasti akrab dengan minuman ini karena minuman ini awalnya berasal dari salah satu daerah di Yogyakarta, Imogiri. Secara harfiah, terjemahan dari Uwuh sendiri itu adalah Sampah. Jadi kalau di terjemahkan menjadi minuman Sampah. Sampah disini bukan berarti sampah dalam artian sesungguhnya ya manteman. Minuman ini disebuh Uwuh karena memang terbuat dari dedauan dan bermacam-macam herbal seperti jahe, kayu secang, cengkeh, dan kayu manis. Semua bahan tersebut dicampur jadi satu dan jadilah si Uwuh ini.

 

Untuk manfaat tentunya tidak perlu diragukan lagi, campuran antara Jahe, Kayu Secang, Cengkeh dan Kayu Manis ini akan jadi perpaduan yang manis untuk kesehatan kamu (dan saya). Menurut salah satu artikel yang saya baca di Orami.co.id ada banyak manfaat yang dapat dihasilkan oleh secangkir Wedang Uwuh, diantaranya adalah sebagai anti oksidan, anti inflamasi, meredakan batu dan tenggorokan, menstabilkan hemoglobin dalam darah dan juga melawan infeksi bakteri dan jamur. dengan segudang manfaat yang dihasilkan oleh minuman ini, tentunya saya gak akan ragu untuk mengkonsumsinya.

Foto Herbadrink Wedang Uwuh : Dokpri

Selain 2 (dua) variant di atas, Herbadrink juga punya beberapa varian lain yang bisa kamu coba. Ada variant Sari Temulawak, Aloe Vera, Kunyit Asam, Beras Kencur dan Chrysanthemum. Sebelum membeli, mungkin penting bagi kamu untuk tahu apa masalah kesehatan apa yang kamu hadapi supaya kamu nggak salah pilih, misal kalau kamu bermasalah dengan pencernaan atau susah BAB (buang air besar), maka sebaiknya kamu beli variant Lidah Buaya, jangan beli yang Beras Kencur. 

Herbadrink Sari Jahe bermanfaat untuk menghangatkan badan dan membantu meredakan gejala masuk angina dan perut kembung.

Herbadrink Lidah Buaya berkhasiat membantu memelihara kesehatan fungsi pencernaan dan membantu melancarkan buang air besar.

Herbadrink Kunyit Asam bermanfaat untuk membantu melancarkan haid dan membantu mengurangi bau badan.

Herbadrink Kunyit Asam Sirih Plus Madu bermanfaat untuk membantu melancarkan haid dengan manfaat sirih dan madu.

Herbadrink Beras Kencur bermanfaat untuk menyegarkan sekaligus menghangatkan badan.

Herbadrink Chrysanthemum bermanfaat untuk menyegarkan badan dan meredakan gejala panas dalam.

Beberapa Hal yang Akan Membuat Kamu Sukaaak banget sama Ramuan Herbal dari Herbadrink

Praktis

Karena sediaannya dalam bentuk sachet. Saya merasa praktis dan ringkas ketika harus membawa-bawa minuman herbal ini di tas saya. SAya bisa bawa ke kantor, bisa seduh dimanapun asalkan ada air. Bisa juga kita hanya tinggal membeli air mineral lalu langsung seduh dimanapun kita berada. Praktis kan!

Rasanya Enak

Kalau dibandingkan minum miman herbal langsung dari pohonnya, saya merasa lebih suka meng-konsumsi dalam bentuk herbadrink ini. Karena rasa yang diciptakan oleh ramuan dari vrand konimex ini cocok dengan lidah saya.

Menyehatkan

Kalau untuk kesehatan jangan ditanya lagi. Ramuan herbal pasti akan membuat tubuh kita lebih sehat, dibandingkan kita mengkonsumsi minuman ringan atau minuman bersoda lainnya. Herbadrink memiliki banyak varian produk, ada Temulawak, Jahe, Kunyit, Lidah Buaya, bahkan sekarang ada varian Wedah Uwuh. Masing-masing varian tersebut memberikan manfaat yang berbeda bagi tubuh manusia

Alami

Herbadrink diramu oleh perusahaan kenamaan Indonesia, Konimex, dengan menggunakan ramuan tradisional dan Alami. Kalau dikategorikan produk ini sebenrnaya bukan minuman ringan, bukan juga minuman instan, tapi termasuk Jamu-jamua tapi dalam kemasan modern.

Tanpa Bahan Pengawet

Herbadrink dibuat dengan teknologi tinggi dan modern serta tidak menggunakan bahan pengawet dalam bahan-bahannya. Kalau kamu perhatian di setiap ingredients list yang ada di kemasan Herbadrink, maka yang kamu temukan hanya bahan-bahan alami yang tentunya baik untuk kesehatan.

Tanpa Ampas

Herbadrink dibuat dengan konsep cita rasa tradisional tapi mengedepankan sisi modern masyarakat Indonesia. Sebagai manusia modern, tentunya kita lebih suka minuman yang bersih alias tidak berampas. Herbadrink dibuat sedemikian rupa sehingga pelanggan yang tidak menyukai ampas pada minuman tradisional bisa lebih mencintai Herbadrink sebagai minumah tradisional dengan konsep modern.

Terdaftar di BPOM

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang makanan, tentunya tidak afdol kalau perusahaan tersebut tidak mendaftarkan produknya di BPOM. Konimex mencoba menjaga kepercayaan dan mutu produk mereka dengan berani mendaftarkannya di BPOM. Perusahaan atau produk yang sudah di daftarkan di BPOM tetunya sudah memiliki dokumen dan sertfikat yang diperlukan hingga akhirnya produk mereka release di Indonesia secara legal. Produk yang terdaftar di BPOM juga terhindar dari produk abal-abal, produk ini pasti juga aman dikonsumsi oleh manusia.

Halal

Untuk customer yang concern dengan halal product, jangan khawatir karena produk ini sudah diracik sedemikian rupa dengan menggunakan bahan-bahan tradisional dan halal. Di kemasan Herbadrink juga terdapat logo dan nomer LPPOM yang artinya memang produk  ini sudah dicek oleh lembaga terpercaya di Indonesia (Red. LPPOM)

Launching 8 (Delapan) Produk Kosmetik,

Sebagai seorang marketing di perusahaan maklon, tentunya hal yang paling menggembirakan adalah launchingnya product yang kita bantu kembangkan. Di tahun 2020 ini, meskipun beberapa brand ada yang menunda target launching produk mereka, ada juga brand yang tetap optimis kalau produk mereka akan laku di pasar Indonesia. Berikut adalah beberapa client yang saya handle serta produk yang berhasil mereka luncurkan di tahun 2020 ini. Selama masa pandemi ini setidaknya ada 6 Brand dengan 8 Produk mereka yang berhasil menjajaki pasar Indonesia. Apakah kalian tahu bagaimana proses dibalik pembuatan 36SKU produk-produk ini? LUAR BIASAA!!! Penuh aral rintangan, naik turun emosi dan tentunya menguras emosi.. hehhe (maaf kalau terdengar lebay). Tapi memang seperti itulah kenyataannya. Dibalik peluncuran sebuah produk pasti ada cerita seru dibaliknya.

Raiku Lip Cream
Colus Men Jeju Pore Scrub dan Jeju Volcanic Peel Off Mask
Marcks CC Cake
Marcks Teens Acne Face Wash
Ertos Men Face Scrub
Venus Flawless Matte Cushion
Ertos Men All In One Cream
Venus Matte Lipstick

Menjadi Presenter (Host) Pada Webinar ke-6 Cosmax Indonesia

Selama wabah Covid merajalela, kesempatan bertatap muka dengan client sangat terbatas. Agar tetap bisa menyampaikan produk-produk Inovasi Cosmax yang terbaru, kami membuat suatu program yang disebut Webinar (Web Seminar). Setiap bulan (selama pandemi) kami mengadakan webinar inovasi produk, baik itu make up dan skin care, dengan tema berbeda setiap bulannya. Webinar tersebut bertujuan untuk  menambah range product brand-brand local Indonesia. Kebetulan pada program webinar ini, kami (sebagai marketing) akan kebagian secara bergiliran untuk menjadi host (presenter) program. Tugas seorang presenter adalah membawakan materi yang telah disediakan dengan ditemani oleh salah satu RNI (research and Innovation) yang ada di Cosmax Indonesia. 

Pada bulan Agustus kemarin, saya berkesempatan menjadi host (presenter) webinar tersebut dengan tema cushion. Sebagai seorang presenter tentunya yang harus saya lakukan adalah mendalami materi yang akan saya bawakan, berdiskusi dengan RNI yang nanti akan menemani saya dan tentunya latihan on cam agar ketika hari H tidak kikuk, hehehe. Rasanya deg degan dicampur dengan rasa excited karena menjadi presenter / host suatu program bukanlah suatu hal yang biasa untuk saya. Tapi untungnya dengan persiapan yang matang dan kesehatan yang terjaga saya mamu melewati webinar tersebut.

Menang Lomba Blog

Selama pandemi, saya kerap mengikuti lomba blog yang diadakan oleh perusahaan-perusahaan di Indonesia. Walaupun sering gagal menjadi pemenang, ntah kenapa saya tidak merasa jera mengikuti lomba. Bagi saya, mengikuti lomba blog adalah suatu ajang bergengsi dimana saya akan bersaing dengan puluhan bahkan ratusan blogger di luar sana. Bagi saya, lomba blog adalah salah satu cara saya untuk selalu merasa ‘kurang belajar’ dan ‘kurang ilmu’ sehingga membuat saya ingin belajar dan belajar lagi. Alhamdulillah, di bulan Desember ini ada 1 (satu) ketegori pemenang yang nyangkut di blog saya. Walaupun kategori yang saya menangkan bukan 3 besar, tapi saya cukup merasa senang. Terpilihnya saya menjadi salah satu pemenang  dalam ajang perlombaan ini memotivasi saya untuk mengusahakan yang lebih lagi di tahun 2021 nanti 🙂 

Demikianlah cerita saya dan aktifitas saya selama pandemi tahun 2020 ini. Semoga cerita dan pengalaman saya bisa bermanfaat untuk pengunjung blog ini.

Referensi :

Infografis dan Foto : NyssaSyira
Informasi Produk : Herbadrink
Artikel Terkait :
Manfaat Jahe : https://www.halodoc.com/artikel/7-manfaat-jahe-untuk-kesehatan

Manfaat Wedang Uwuh : https://www.orami.co.id/magazine/manfaat-wedang-uwuh-untuk-kesehatan/

Share this:

Like this:

Like Loading...
%d bloggers like this: